Musrenbang Kel. Noborejo – RKPD 2027

Kamis, 15 Januari 2026 – Lurah Noborejo, Megadharma Nurani, membuka kegiatan musrenbang di tingkat kelurahan dengan menyampaikan beberapa hal sebagai berikut:

  1. pengusulan kegiatan disesuaikan dengan prioritas pembangunan dan kegiatan yang diusulkan dibahas dengan mempertimbangkan prioritas pelaksanaan
  2. penggunaan dana kelurahan tahun 2027 berpedoman pada ketentuan yang telah ditetapkan
  3. usulan kegiatan yang ditujukan ke OPD dengan sumber dana dari APBD diprioritaskan pada pekerjaan yang paling berdampak kepada masyarakat

Kabid Perencanaan Ekbang Bappeda, Joko Prasetyo, menyampaikan tema pembangunan tahun 2027 dan ketentuan penggunaan dana kelurahan. Untuk pembangunan tahun 2027 berfokus pada pariwisata dan pengembangan ekonomi kreatif didukung SDM berkualitas. Dengan pagu dakel sebesar Rp. 641.750.000,- agar dapat dimanfaatkan secara optimal namun tetap mengacu pada ketentuan antara lain proporsi sarpras paling besar 75% dari total pagu di luar alokasi untuk pemberian insentif RT/RW/PKK/LPMK.

Ketua LPMK pada Kelurahan Noborejo menyampaikan rekapitulasi usulan yang sudah disusun berdasarkan prioritas di antaranya sebagaimana berikut:

  1. pembangunan talud pondasi tanggul dan paving masjid Al Royan
  2. pembangunan saluran RT 01 RW 02
  3. pembangunan balok beton penahan jalan Serawu RW 03
  4. renovasi balai RT 05 RW 05
  5. dan lainnya

Camat Argomulyo, Agus Dwi Budiono, menyampaikan bahwa usulan yang disampaikan oleh Ketua LPMK yang sudah disetujui warga Kelurahan Noborejo agar OPD menyikapi usulan sesuai dengan tugas fungsinya. Sedangkan untuk usulan lain yang belum dapat terakomodir melalui dakel dapat diajukan melalui Pokir DPRD dan usulan ke OPD terkait. Agus juga menghimbau kepada Lurah untuk memfasilitasi air PDAM yang layak minum bagi warga Noborejo. Dan terkait sampah, warga juga dihimbau agar mulai STOP sampah organik dari sumbernya atau setidaknya dengan membuat biopori.

Anggota DPRD Kota Salatiga, Agus Warsito, menekankan bahwa makna dari pelaksanaan musrenbang ini adalah untuk mengerucutkan skala prioritas usulan. Sedangkan anggota DPRD lainnya yang juga hadir, Untung, menghimbau dan mengajak agar masyarakat bersama-sama menangani sampah dari hulu karena pembatasan sampah organik akan diberlakukan di TPA.