Musrenbang Kelurahan Sidorejo Kidul

Kamis, 16 Januari 2025 bertempat di Aula Kelurahan Sidorejo Kidul telah dilaksanakan Musrenbang tingkat Kelurahan yang dihadiri oleh masyarakat dan berbagai stakeholder terkait, termasuk di dalamnya antara lain: Dinas Kesehatan, Bappeda, Dinas Perinaker, Dinas PUPR, Dinas Budpar, Dinas Pangtan, Dinas Sosial, Dinas Persip, Dinas PKP, Dinas Pendidikan, Dinas LH, Dinas KopUKM, Dinas P3APPKB, Satpol PP, BPBD, Puskesmas, PKH, TKSK, Ketua RW, LPMK, PKK, Kader Kelsi, KSI Kelurahan Sidorejo Kidul, Gapoktan, Karang Taruna, Ketua Pesona Mas Sidul, Tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Pembukaan oleh Camat Tingkir, Sulistiyono, SIP, MM dengan ucapan selamat datan dan terimakasih atas kehadiran peserta yang dilanjutkan dengan penyampaian latar belakang pelaksanaan kegiatan Musrenbang serta garis besar tujuannya.

Ketua LPMK, Agus Rahmad Yuwanta, menyampaikan beberapa usulan yang akan didanai menggunakan dana APBD dan dana Kelurahan. Lurah Sidorejo Kidul, Muh Irwan Susanto, SIP, menyampaikan evaluasi pelaksanaan kegiatan pada tahun 2024 serta daftar usulan prioritas yang diharapkan akan diaokomodir oleh perangkat daerah terkait.

Materi Bappeda yang disampaikan oleh Kepala Bidang Perencanaan Ekonomi dan Pembangunan, Nur Kholis, ST, MT mencakup Tema Pembangunan Tahun 2026 dan ketentuan penggunaan Dana Kelurahan. Sedangkan untuk alokasi proporsi Dana Kelurahan yaitu sebesar 40% untuk peningkatan pemberdayaan masyarakat dan 60% untuk mendukung sarana prasarana Kelurahan. Pelatihan UMKM dengan Dana Kelurahan diharapkan untuk tetap berlanjut sebagai upaya meningkatkan ekonomi keluarga. Selain itu disampaikan 5 proses pembangunan di masyarakat, yaitu:

Pada sesi diskusi yang dipandu oleh ketua LPMK ada beberapa usulan dari warga dan Perangkat Daerah sebagai berikut:

  1. RW 04, usulan pengaspalan jalan sekitar 500m dari Kalilondi ke arah Wijaya Kusuma yang sudah bertahun-tahun belum ada pemeliharaan/pembangunan jalan;
  2. KPI, menyampaikan agar pemerintah memperhatikan keadaan lingkungan sekitar Taman Tingkir yang sering digunakan anak-anak dan remaja untuk melakukan kegiatan yang tidak sebagaimana mestinya, dan perlu adanya tindak lanjut agar Kota Salatiga bisa menjadi Kota Layak Anak;
  3. RW 08, mengusulkan penambahan genset untuk kegiatan bermasyarakat di lingkungan RW 08;
  4. Lurah Sidorejo Kidul, menanggapi terkait pengaspalan Kalilondo, bahwa ruas jalan tersebut tidak masuk ke dalam SK Jalan yang menjadi kendala utama. Namun demikian, warga dihimbau untuk mengajukan permohonan ke DPUPR;
  5. Dinas PUPR menyampaikan beberapa usulan yang telah diakomodir oleh DPUPR pada tahun 2025 seperti talud sungai RW 5 Dayaan, rehab drainase RW 7 Gunung Sari, drainase Tritis Sari, dan pelebaran jembatan Gunung Sari;
  6. Dinas LH, memberikan penegasan tentang pentingnya proposal sumur resapan dan penerangan jalan;
  7. Dinas P3APPKB, menegaskan mengenai masih pentingnya kegiatan sosialisasi, edukasi dan advokasi terkait perlindungan anak dan perempuan;
  8. Dinas Pendidikan, menyampaikan tentang betapa pentingnya peran keluarga dan menghimbau orangtua untuk mengajarkan 7 kebiasaan Anak Indonesia Hebat;

#musrenbangkelurahansalatiga2025
#musrenbangsalatiga