Tema Pembangunan Tahun 2026
Peningkatan Pembangunan SDM dan Pengelolaan Potensi Perekonomian Daerah didukung Pemerintahan Berintegrasi dan Infrastruktur Berkualitas
* berdasarkan dokumen Rancangan RPJMD Tahun 2025-2029
Prioritas Pembangunan Daerah Tahun 2026
Prioritas pembangunan daerah merupakan sekumpulan program prioritas yang secara khusus berhubungan dengan capaian sasaran pembangunan daerah, tingkat kemendesakan dan daya ungkit bagi peningkatan kinerja pembangunan daerah.
Prioritas Pembangunan Daerah merupakan tema atau agenda pembangunan pemerintah daerah tahunan yang menjadi benang merah/tonggak capaian antara menuju sasaran 5 (lima) tahunan dalam RPJMD melalui rencana program pembangunan daerah tahunan (RKPD).
Suatu prioritas pembangunan daerah pada dasarnya merupakan program-program unggulan SKPD yang paling tinggi relasinya (leading indicators) bagi tercapainya target sasaran pembangunan daerah tahun rencana.
Prioritas pembangunan Kota Salatiga tahun 2026 juga berkorelasi dengan Strategi Nasional antara lain Penurunan Stunting, Standar Pelayanan Minimal, Sustainable Development Goals (SDG’s), penanggulangan kemiskinan, serta aspirasi masyarakat yang telah disepakati dalam Musrenbang.
Kebijakan Penurunan Stunting

Antisipasi Generasi Stunting Guna Mencapai Indonesia Emas 2045, merupakan salah satu kebijakan yang diadopsi pada perencanaan pembangunan pada tahun 2026. Sinkronisasi program dan kegiatan pemerintah pusat dan daerah dalam upaya penurunan stunting dilaksanakan dalam proses perencanaan Pembangunan. Hal ini merupakan perwujudan peran pemerintah daerah dalam ikut serta dalam penurunan stunting, yang terdiri dari :
- Menyiapkan kebijakan berkaitan dengan penurunan stunting;
- Melaksanakan Standar Pelayanan Minimal secara Maksimal;
- Menetapkan target percepatan penurunan stunting untuk mendukung pencapaian target nasional;
- Menetapkan program dan kegiatan terkait penurunan stunting, dalam dokumen perencanaan dan penganggaran;
- Meningkatkan alokasi dan efektifitas penggunaan dana desa untuk penurunan stunting;
- Melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan-kegiatan yang terkait dengan penurunan stunting;
- Untuk Penurunan Stunting Pemda melaksanakan 8 aksi konvergensi;
- Melibatkan peran multisektor termasuk non pemerintahahan dalam upaya penurunan stunting.
Penerapan SPM

Pemerintah Kota Salatiga memprioritaskan pemenuhan Standart Pelayanan Minimal (SPM) dalam menyelenggarakan pelayanan dasar melalui beberapa program di perangkat daerah dengan tujuan peningkatan pelayanan prima yang secara langsung menyentuh kepentingan Masyarakat umum sehingga terwujud suatu pelayanan prima menuju Good Governance.
SPM Bidang Pendidikan: prioritas pembangunan diarahkan pada peningkatan kualitas pendidikan secara merata.
SPM Bidang Kesehatan: fokus pada penguatan infrastruktur layanan primer dan layanan rujukan serta pendidikan kesehatan masyarakat.
SPM Bidang PUPR: peningkatan kualitas pelayanan air bersih, sanitasi, lingkungan perumahan dan permukiman perkotaan yang merata bagi masyarakat dalam rangka peningkatan kualitas hidup.
SPM Bidang Sosial: meningkatkan kesejahteraan sosial, kesetaraan gender dan perlindungan anak, dalam rangka mewujudkan Kota Salatiga sebagai Kota Layak Anak.
SPM Bidang Tramtibumlinmas: diwujudkan dalam upaya
menciptakan tatanan kehidupan masyarakat yang tentram, tertib dan aman guna menunjang efektivitas pembangunan.
Dukungan terhadap penurunan Kemiskinan

Kemiskinan yang merupakan salah satu indikator kesejahteraan masyarakat, menjadi salah satu kebijakan pusat yang didukung dengan arah kebijakan pembangunan Daerah. Berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, Kota Salatiga mendukung strategis nasional dalam melaksanakan optimalisasi pelaksanan pengentasan kemisikinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem secara tepat sasaran melalui strategi kebijakan.
- Pengurangan beban pengeluaran masyarakat, diselenggarakan melalui program bantuan sosial, jaminan sosial, subsidi, program stabilitas harga, dan/atau program lainnya yang dapat mengurangi beban pengeluaran masyarakat;
- Peningkatan pendapatan masyarakat, diselenggarakan melalui peningkatan produktivitas dan pemberdayaan masyarakat;
- Penurunan jumlah kantong-kantong kemiskinan, diantaranya melalui :
- Pemenuhan pelayanan dasar, seperti peningkatan akses layanan dan infrastruktur pendidikan, layanan dan infrastruktur kesehatan, dan infrastruktur sanitasi air minum layak; dan
- Peningkatan konekvitas antar wilayah seperti pembangunan dan peningkatan sarana transportasi serta pembangunan infrastruktur jalan.
Dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Dalam rangka konteks perencanaan pembangunan daerah, upaya pencapaian target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TBP) merupakan hal yang sangat strategis, tidak hanya dikaitkan dengan pengintegrasian dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah, akan tetapi juga dintegrasikan dengan potensi daerah yang dikaitkan dengan data di tingkat basis. Berkenaan dengan hal tersebut, maka pengintegrasian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dalam dokumen perencanaan pembangunan, maupun pemetaan terhadap potensi dan permasalahan merupakan suatu keharusan.
Pemerintah Kota Salatiga sepenuhnya berkomitmen dalam mendukung terwujudnya 17 (tujuh belas) tujuan SDGs melalui program-program yang dilaksanakan oleh organisasi perangkat daerah dan dikoordinasikan oleh Bappeda Kota Salatiga.




